Kebetulan mau transfer uang dari US ke Indonesia via Wire Transfer, terus diperlukan informasi mengenai SWIFT Code dari Bank tujuan. SWIFT Code ini bisa ditanyakan kepada Customer Service Bank masing-masing. Tapi kalau anda lebih suka baca blog ini ketimbang tanya ke CS, ya silahkan dilihat sendiri saja di daftar berikut ini:
Gado-Gado Archive
T-Shirts for Geeks
1. There’s No Place Like 127.0.0.1
Diterjemahkan menjadi No Place Like Home. 127.0.0.1 adalah alamat IP (Internet Protocol) yang menunjuk ke komputer itu sendiri. Nama lainnya adalah localhost.
2. “I’m Not A Geek” shirt
A Simple denial yet understandable by normal human.
3. Geek’s Couple Shirt
Ketika trend baju pasangan mewabah di kalangan anak muda. Kaum Geek tidak mau ketinggalan. Dan ini salah satu contohnya. Sepasang kaos bertuliskan syntax HTML (Hypertext Markup Language; bahasa penyusunan halaman web).
4. Pwned by A Girl
Pwend, adalah bahasa slang di dunia maya yang artinya dengan owned (indo: dikuasai). Pwned sebenarnya berawal dari kesalahan ketik karena huruf O dan P letaknya berdekatan. Seorang designer game terkenal Warcraft, salah menuliskan owned sebagai pwned. Kesalahan tidak disengaja ini menjadi populer di kalangan gamer dan kemudian menyebar ke dunia maya. (source)

5. Coder’s Collection
Beberapa contoh t-shirt khusus buat yang merasa seorang programmer / coder sejati. If you think being a Coder is your pathlife, having one of these shirts is a must!
Writer’s Note:
Jika anda tidak memahami apa yang tertulis pada tshirt-tshirt di atas, berarti anda tidak punya potensi menjadi seorang geek. Anyway, saya juga tidak kok.![]()
…always…
Maybe I didn’t treat you
Quite as good as I should have
Maybe I didn’t love you
Quite as often as I could have
Little things I should have said & done
I just never took the time
But you were always on my mind
You were always on my mind
Maybe I didn’t hold you
All those lonely, lonely times
And I guess I never told you
I’m so happy that you’re mine
If I made you feel second best
Girl, I’m sorry I was blind
You were always on my mind
You were always on my mind
Tell me, tell me that your
Sweet love hasn’t died
Give me, give me one more chance
To keep you satisfied
Satisfied
Little things I should have said & done
I just never took the time
You were always on my mind
You were always on my mind
Q.U.I.T (Quietly Untold Inmost Thought)
Sesaat setelah kilatan cahaya itu, semuanya menjadi gelap. Semuanya menjadi sunyi. Dimanakah aku sebenarnya? Diantara gelap itu, samar-samar aku bisa melihat sebuah pintu. Di pintu tersebut terukir sebuah tulisan yang membuatku terperanjat. Begini bunyi tulisan itu: ‘Selamat, anda sudah mati. Silahkan lanjutkan perjalanan anda di balik pintu ini. Sekali lagi, selamat!’
Tak percaya semua ini, aku berusaha mengingat-ingat kembali apa yang terjadi. Yang kuingat adalah aku sedang menaiki motorku sendirian di tengah hujan. Jalanan tak begitu terlihat, dan tiba-tiba saja aku kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Ketika aku berusaha bangkit, dari arah seberang, sebuah mobil berkecepatan tinggi menghampiriku. Itulah hal yang terakhir yang aku ingat.
Setelah aku membuka pintu itu, yang kulihat adalah sebuah koridor yang begitu indah. Penuh dengan dekorasi layaknya istana. Aku membaca sebuah pesan yang tertera di hadapanku. "Selama anda berjalan, pikirkanlah jawaban dari pertanyaan yang akan lihat." Aku tak mengerti apa maksudnya dan kemudian mulai berjalan.
Tak lama kemudian aku melihat pertanyaan pertama di sebuah papan kecil di hadapanku. "Apakah anda merasa hidup anda indah? ". Pertanyaan yang aneh kataku dalam hati. Sambil berjalan, aku mulai memikirkannya. Setelah beberapa saat, aku melihat pertanyaan kedua, "Berapa kali anda mengampuni orang lain?". Dan seterusnya pertanyaan-pertanyaan lainnya muncul.
Setelah beberapa pertanyaan, aku merasa jenuh. Dan aku tidak memikirkan jawaban lagi ketika muncul pertanyaan, "Siapakah orang yang paling berjasa dalam hidup anda?" Namun, ketika aku tidak menentukan jawaban dari pertanyaan itu, yang kujumpai selanjtunya malahan adalah sebuah pesan, "Pikirkanlah dengan baik.". Mau tidak mau, aku pun memikirkannya kembali. Berbagai nama dan wajah orang bermunculan dalam pikiranku. Mulai dari orang tua, sahabat, rekan kerja, kuliah, teman masa kecil hingga pembantu di rumah.
Pertanyaan berikutnya membuatku berpikir lebih berat. "Hingga berapa lama orang yang anda kasihi hendaknya menangisi kepergian anda, sebelum mereka melanjutkan kehidupan mereka dan dapat tertawa kembali?" Aku tidak ingin dilupakan tapi aku juga tidak ingin mereka berlarut-larut dalam kesedihan. Perasaan egois itu muncul kembali.
Akhirnya saya bisa melewati pertanyaan itu dan menemukan pertanyaan terakhir.
"Sudahkah anda merelakan kehidupan anda di dunia?"
Useless Post
Hati-hati, blog kali ini berisi kata-kata yang kasar dan tidak enak didengar.
Sekitar 30-an mahasiswa yang tergabung dalam Badan Koordinasi
Himpunan Mahasiswa Islam Sumatra Utara, Rabu (2/4), berunjuk rasa di
depan Kantor Konsulat Belanda di Jalan Wolter Monginsidi, Medan.
Demonstrasi ini dilakukan untuk memprotes film Fitna yang beredar. Film
yang mendiskreditkan umat Islam itu dibuat oleh anggota perlemen
Belanda, Geert Wilderd.Karena tidak juga mendapatkan tanggapan, mahasiswa bertindak
anarkis. Mereka merusak pintu pagar, dan melempari gedung dengan batu
dan telur busuk. Mereka juga menurunkan bendera Belanda yang terpasang
di depan Gedung Konsulat. Kemudian bendera tersebut dibakar. Di tiang
kemudian dinaikkan bendera Merah Putih.Mahasiswa mengatakan, mereka melakukan ini menyusul beredarnyua film
Fitna. Mereka menilai, tindakan Wilderd memicu permusahan, sehingga ia
harus diadili. Mereka meminta Pemerintah Indonesia segera memutuskan
hubungan diplomatik dengan Belanda. Mereka juga mengajak umat Islam di
dunia untuk memboikot produk Belanda.(DOR)
Membaca berita di atas, komentar saya cuman satu kata. BODOH!!!
Mahasiswa-mahasiswa itu (yang entah sebelah mananya yang layak Mahasiswa) itu rupanya kurang membaca berita. Maklumlah, secara layar TV di Indonesia hanya berisi sinetron, sinetron dan sinetron. Hanya kadang-kadang ada berita ga aktual, ga tajam, dan ga terpercaya numpang lewat. Ih.. goblok kok dipelihara. Amit amit.
Memutuskan hubungan diplomatik? Apa mereka mengerti memutuskan dan membangun hubungan diplomatik tidak seperti jadian atau putus dengan pacar? Mau memboikot produk Belanda? Are u kidding me? Ok, coba jawab, produk Belanda apa yang anda gunakan? Lampu neon Philips? Copot aja tuh lampu rumah. Dasar.. kemlinthi.
Pemerintah Belanda sama sekali tidak mendukung adanya film Fitna. Rakyat Belanda sendiri juga marah terhadap ulah Geert Wilder ini. Kita semua berada di perahu yang sama, bung! What are you f*ckin doing? Merasa keren karena masuk TV dan ditangkap polisi karena melakukan tindak kriminal? Tidak punya rumah untuk dilempari batu sendiri? Berdalih membela Allah? Allah itu Maha Kuasa, tidak perlu dibela tetap Maha Kuasa. Jangan jadi debu yang sok tahu.
Jika anda mahasiswa dan berniat mau berdemo ria atas nama apa dan siapapun, please, at least,do it right and with style. Lakukan demo yang mengundang simpatik bukannya antipati. Uups.. Saya lupa kalau anda belum tentu mengerti arti kata simpatik dan antipati. Lupakan deh.
Ngapain juga ya nulis ginian.. Kerjaan banyak malah ngemeng ga jelas gini. Nasib depresi kaum urban….
Yang Putih atau Yang Hitam?
Seorang gembala sedang menggembalakan dombanya. Seorang yang
lewat berkata, “Engkau mempunyai kawanan domba yang bagus. Bolehkah saya mengajukan
beberapa pertanyaan tentang domba-domba itu?”
“Tentu,” kata gembala itu.
Orang itu berkata, “Berapa jauh domba-dombamu berjalan setiap hari?”
“Yang mana, yang putih atau yang hitam?”
“Yang putih.”
“Ah, yang putih berjalan sekitar enam kilometer setiap hari.”
“Dan yang hitam?”
“Yang hitam juga.”
“Dan berapa banyak rumput mereka makan setiap hari?”
“Yang mana, yang putih atau yang hitam?”
“Yang putih.”
“Ah, yang putih makan sekitar empat pon rumput setiap hari.”
“Dan yang hitam?”
“Yang hitam juga.”
“Dan berapa banyak bulu yang mereka hasilkan setiap tahun?”
“Yang mana, yang putih atau yang hitam?”
“Yang putih.”
“Ah menurut perkiraan saya, yang putih menghasilkan sekitar enam pon bulu setiap tahun kalau mereka dicukur.”
“Dan yang hitam?”
“Yang hitam juga.”
Orang yang bertanya menjadi penasaran.
“Bolehkah saya bertanya, mengapa engkau mempunyai kebiasaan
yang aneh, membedakan dombamu menjadi domba putih dan hitam setiap kali engkau menjawab pertanyaanku?”
Gembala itu menjawab, “Tentu saja. Yang putih adalah milik saya.”
“Ooo, dan yang hitam?”
“Yang hitam juga,” kata gembala itu.
Quoted from DOA SANG KATAK 2 (Anthony de Mello SJ)
Pikiran manusia membuat pemisahan-pemisahan yang bodoh, yang oleh Sang Kasih dilihat sebagai satu. Salah satunya adalah Agama.
No offence , but it’s true. An ingenuous opinion spoken by someone who ever failed in a relationship because of having difference in religion.
Her name is Sylvister
Sylvister’s Youtube Profile: http://www.youtube.com/user/sylvister
Mocha Flood
Judul di atas bukan salah ketik, tapi memang begitu adanya. Mocha Flood, a special welcome ‘drink’ for The Jakartans (niru The Spartans) persembahan dari Langit. Melalui hujan semalaman sepanjang 14 jam lebih, Jakarta, a hell on earth, tidak mampu menyembunyikan lagi ke-neraka-annya. Air mulai menggenang di mana-mana. Tidak pandang bulu, hampir seluruh Jakarta tertutup air. Awesome!
Jalan Thamrin yang notabene adalah Jalan protokol di Jakarta juga tak terselamatkan. Alih-alih Presiden RI kita yang tercinta saja harus ganti mobil di tengah jalan. Untunglah lewat pemborosan APBN yang dilakukan, beliau bisa ganti mobil. Lain Presiden, lain cerita dengan si D.
D, karyawan swasta yang belum genap 1 tahun bekerja ini, berpikir dua kali untuk menerobos derasnya hujan dan genangan air yang menghadang. Maklumlah dia cuma bermodal Supra X. Setelah menunggu 2,5 jam sambil berharap hujan akan berhenti, akhirnya D nekat juga demi membuktikan profesionalisme, loyalitas dan dedikasi kepada perusahaannya. Mau muntah nulisnya….
Celana pendek, jaket anti air, sandal karet, jas hujan, everything is ready for the battle. D, yang juga berprofesi sambilan sebagai tukang ojek ini harus menjemput kliennya dulu di bilangan jalan Syahdan. Cipratan air dari mikrolet dan cucuran air genteng tidak membuatnya gentar melewati gang sempit sebuah Jalan dengan nama tersingkat di dunia, Jalan "U" (atau Jalan "Ugo" alias Jalan "U", Goblok!).
Penumpang sudah dijemput, dimulailah perjalanan panjang menuju kawasan Roxywood. Jalanan yang cukup padat dan genangan air sekitar 30cm cukup merisakukan Ksatria penunggang Supra ini. Air hujan mengurangi jarak pandang sehingga D harus ekstra hati-hati kali ini. No manuver, no speeding, just drive safely.
Di tengah perjalanan D mengecek keadaan penumpangnya, "Apa kabar, N?. "Ruar biasaaa!!", jawab N dengan antusias dan agak terpaksa. Setelah itu keadaan jalanan cukup normal. Halangan terbesar ada pada jarak 500 m dari kantor. Genangan air cukup tinggi menghadang. Kali ini D kehabisan pilihan, dia merelakan nasibnya pada motornya dan menerobos genangan itu. Mesin motor ini mendadak jadi berat. Tanpa menyerah, ditariknya sampai habis gas motor itu sambil dalam hati terus berteriak : "jangan mati… jangan mati.. ayo…!!". Dan setelah berjuang setengah mati akhirnya sampai juga di kantor. Phwew… lega rasanya…
Jam 11 baru masuk kantor. Sebuah rekor yang tidak pantas ditiru. Untung saja beberapa jam kemudian hujan berhenti. Tapi para Jakartans harus berurusan lagi dengan sisa-sisa genangan air yang tak kunjung turun. Seorang teman, terpaksa menginap di rumah temannya ketika pukul setengah satu pagi masih terjebak macet di tengah jalan.
Merasa cukup sial? Barangkali tidak. Beruntung malahan. Dibandingkan dengan yang mereka alami seperti di gambar ini:
atau ini :
-
Inilah harga yang harus dibayar ketika ingin mencari nafkah di Jakarta, selain jalanan yang super duper macet, Mocha Flood adalah satu hal lagi yang harus diatasi. Jika anda mampu memberi saya pekerjaan di kota lain yang tidak ada banjir dan macet serta gaji yang lebih manusiawi, PM saya secepatnya.
foto: doc Kompas & Jakarta Post.
My Devotion
Dear God,
I know that she is out there…
The one I’m suppose to share my whole life with
And in time… You will show her to me.
Will you take care of her, comfort her, and protect her?
Until that day we meet.
And let her know…
My heart is beating with hers.
God will you keep her safe from the thunderstorm?
When the days cold, will You keep her warm?
When the darkness falls, will You please shine her the way?
God, will You let her know that I love her so?
When there’s no one there that she’s not alone
Just close her eyes and let her know
My heart is beating with hers
Refurbished: Welcome to NgemengAbis™
Diambil dari almarhum situs www.ngemengabis.com, tempat berkumpulnya tukang ngemeng untuk saling berkolaborasi membuat blog yang layak untuk dinikmati.
Selamat datang Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera dan browser-browser lain yang saya hormati, Perkenalkan nama saya Danny (nama samaran, bukan
nama sebenarnya). Dunia lebih mengenal saya sebagai Altroz. Saya keren, tampan, smart dan tidak sombong. Maaf, berdasarkan kontrak eksklusif dengan boss saya di NgemengAbis™, saya tidak diijinkan untuk menuliskan profil saya lebih lanjut.








