How to forget someone

Datangnya badai patah hati menjelang akhir tahun kali ini rupanya cukup luar biasa. Air hujan ternyata tidak hanya mampu melubangi batu tapi juga mengikis perasaan mereka-mereka yang punya pasangan. Ujung-ujungnya semakin banyak yang bertanya, bagaimana caranya melupakan seseorang. Masalahnya, melupakan seseorang itu lebih susah berlipat-lipat daripada mengingatnya.

Tetapi tips-tips berikut ini bukan untuk melupakan seseorang, tapi untuk membantu anda bangkit kembali. Semoga berguna bagi anda… Baca terus…

1. Cry hard enough
Menangis adalah ekspresi yang normal dari seseorang sebagai bentuk luapan emosi. Sekalipun anda laki-laki berotot besi berwajah garang, menangislah. Bila anda merasa malu untuk menangis, kunci kamar anda, matikan lampu, putar lagu mellow, dan mulailah menangis. Berhentilah menangis ketika anda sanggup untuk berjanji kepada diri anda sendiri, bahwa setelah ini tidak akan pernah menangisi hal ini lagi.

2. Face It, Never Run
Mengawali suatu relationship adalah pilihan anda, hormatilah pilihan anda di masa lalu dan ketika rencana itu tidak berjalan sebagaimana mestinya, anda harus siap untuk menerima resikonya. Tapi hal ini hanya berlaku untuk mereka yang masih punya cukup akal sehat saat dimabuk cinta waktu itu.
Saatnya untuk menyadari bahwa terkadang kenyataan itu memang pahit. Dan rasa pahit itu memang adalah salah satu bumbu kehidupan. Terimalah kenyataan bahwa yang “terbaik” tidak bisa teraih dan yang “terburuk” yang harus terjadi serta kenyataan bahwa anda dan dia telah mencoba namun gagal. Mau coba lagi atau tidak, itu lain hal…
Bila anda saat ini merasa menyesal, sebaiknya jangan. Jangan merasa menyesal pernah memulai hubungan itu. Yang harus anda ingat adalah “Hubungan anda memang berakhir, tapi bukan berarti itu tidak seharusnya pernah dimulai.”
Lari dari kenyataan hanya akan semakin menenggelamkan diri anda sendiri dan tidak menenggelamkan dia. Siapa yang dirugikan?

3. Forgiveness
Bila anda merasa dikecewakan, dikhianati atau di-apapun-namanya, setelah anda membaca tulisan ini, mulailah untuk membuka pikiran anda. Belajarlah untuk memaafkannya. Setiap orang pernah berbuat kesalahan dalam hidupnya. Dan kebetulan kali ini kesalahan itu terjadi kepada anda. Sebenarnya tidak ada orang yang berniat menyakiti perasaan anda, mereka hanya tidak tahu kalau apa yang mereka lakukan akan membuat anda sakit begitu hebatnya. Biasanya jauh di dalam hati kecilnya ada rasa sesal yang disembunyikan dari anda.

4. Get busy
Menyibukkan diri akan membantu anda mengalihkan pikiran anda dari pemikiran yang tidak-tidak. Sibukkan diri anda dengan kegiatan-kegiatan lain. Tujuannya supaya anda tidak mempunyai waktu untuk tenggelam dalam lamunan dan pikiran yang tidak-tidak. Ada banyak hal yang bisa anda lakukan untuk menjadi sibuk. Misalnya: travelling, kerja part time, ikut organisasi, menulis blog, atau mencoba menyelamatkan dunia barangkali?

5. No Candle Light Please…
Untuk sementara waktu hindarilah terperangkap dalam situasi menjurus ke arah romantisme. Haramkan melihat pasangan bermesraan, nongkrong di dating spot, nonton film drama, mendengarkan lagu-lagu cinta. Bila anda terjebak diantara percakapan yang menjurus, segera akhiri percakapan itu dengan mengatakan : “cinta…? Hah! Makan tuh cinta!”.

6. Think Positive
Hey, apa salahnya menjadi single? Not that bad. Dengan menjadi single anda memperoleh kembali kebebasan anda. Biasanya ketika menjalin hubungan, banyak kompromi yang mesti dilakukan, misalnya: tidak boleh ini, tidak boleh itu. Temukan kembali jiwa anda yang sesungguhnya. Be yourself!
Setiap orang punya masalahnya masing-masing. Percaya atau tidak, masih banyak orang-orang yang lebih menderita daripada anda. Seharusnya anda bersyukur tidak mempunyai masalah seberat masalah mereka.
Hal positif lainnya adalah kini anda mempunyai kesempatan sekali lagi secara sah untuk menemukan pasangan yang lebih baik. Untuk yang berikutnya, pastikan anda telah belajar dari kesalahan sebelumnya. Hanya keledai di postingan sebelumnya saja yang jatuh ke lubang yang sama dua kali.

7. Hear No Ex, See No Ex, Say No Ex
Pernah melihat patung 3 monyet yang masing-masing menutup mata, mulut atau telinganya? Itu juga yang perlu anda lakukan. Sebisa mungkin anda tidak perlu melihat fotonya, tidak perlu mendengar namanya dan tidak perlu menyebut namanya. Lakukan ini sampai anda berhasil mengatasi pikiran negatif anda dan dapat berpikiran positif kembali.

8. You’re Not Alone
Anda tidak sendirian dan tidak seharusnya anda sendiri. Gunakan momen ini untuk mendekatkan diri anda dengan keluarga, sesama dan Tuhan. Fokuskan perhatian anda kepada orang tua dan saudara-saudara anda. Tingkatkan frekuensi komunikasi anda dengan mereka dan cobalah untuk berbagi rasa dengan mereka. Cobalah untuk mengkontak teman-teman lama atau sahabat anda, berbagi cerita dengan mereka tapi tentu dalam batas yang bisa anda ceritakan. Selagi anda berbagi cerita, ingatlah untuk juga mendengarkan pendapat mereka. Ketika anda menceritakan masalah anda, berusahalah untuk tidak terlalu mengatakan hal-hal negatif tentang dia. Imbangi dengan hal positif yang pernah dia lakukan. Kalau anda tidak bisa menyebutkan 1 pun hal positif tentang dia, berarti anda yang tidak waras.

Important: Don’t mess with yourself!!!
Orang yang lagi patah hati biasanya mengabaikan dirinya sendiri. Mulai dari tidak nafsu makan, mengurung diri di kamar, acak-acakan, mabuk-mabukan, hingga kemungkinan terburuknya nekat bunuh diri. Semuanya itu dikarenakan adanya perasaan kesepian, terabaikan, tidak dicintai, tidak dibutuhkan atau tidak tahu apa yang harus dilakukan. Padahal dengan menjadi seperti ini, anda menjauhkan diri dari kebahagiaan baru anda.

[open for discussion]

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • LinkedIn
  • Live
  • Reddit
  • Slashdot
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • TwitThis
  • E-mail this story to a friend!

About the Author